Sumut Kini
Iklan Bapenda Provsu

Sejumlah Kecamatan di Langkat Diterjang Banjir dan Pohon Tumbang

Langkat | Sumut Voice - Sejumlah wilayah di Kabupaten Langkat dilanda bencana alam sejak tiga hari lalu. Pada Rabu (26/11) sejumlah kawasan di Langkat terdampak banjir dan pohon tumbang.

Intensitas hujan tinggi yang terjadi secara terus-menerus menyebabkan bangunan roboh, banjir, hingga pohon tumbang di beberapa kecamatan. Polres Langkat dan polsek jajaran bergerak cepat melakukan penanganan, evakuasi warga, serta pengaturan arus lalu lintas untuk meminimalisir dampak bencana.

Di Kecamatan Babalan, satu unit bangunan tua peninggalan masa Belanda yang selama ini dijadikan gudang ikan roboh. Kerugian material ditaksir mencapai Rp60 juta.

Hujan lebat juga menyebabkan meluapnya Sungai Siur di Kecamatan Pangkalan Susu. Desa Sei Siur menjadi salah satu wilayah terparah, dengan banjir setinggi 60 cm yang mengganggu arus lalu lintas.

Di Dusun I Batu Tangkul, Desa Alur Cempedak, sekitar 10 rumah dievakuasi, sementara sejumlah rumah di Kelurahan Beras Basah dan Kelurahan Bukit Jengkol terendam hingga 1 meter.

Personel dari Polsek Pangkalan Susu, Pos AL, Koramil 15, Pertamina, dan warga turun bersama mengevakuasi warga terdampak. Hingga siang hari, hujan masih turun dan sebagian wilayah mengalami pemadaman listrik.

Di Kecamatan Sei Lepan, empat pohon akasia dan satu tiang listrik tumbang di tiga lokasi berbeda, mengakibatkan kemacetan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Arus lalu lintas masih tersendat karena kondisi hujan deras yang belum mereda.

Di Kecamatan Padang Tualang, banjir juga melanda sejumlah desa. Desa Buluh Telang menjadi wilayah paling terdampak dengan total 266 rumah tergenang, disusul Desa Serapuh ABC dan Desa Kwala Pesilam.

Di Kecamatan Brandan Barat, banjir setinggi 30 cm terjadi di depan pintu Tol Pangkalan Brandan. Walaupun kendaraan masih bisa melintas, Polsek Pangkalan Brandan tetap melakukan pengaturan intensif guna mencegah kemacetan dan kecelakaan.

Kapolda Sumut, Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, melalui Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa Polda Sumatera Utara telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk sigap, responsif, dan mengutamakan keselamatan masyarakat.

“Seluruh personel di jajaran Polres Langkat sudah kami arahkan untuk bergerak cepat membantu masyarakat terdampak, mulai dari evakuasi, pengamanan lokasi berbahaya, hingga pengaturan arus lalu lintas di titik-titik banjir. Prioritas utama kami adalah keselamatan warga,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

Ia juga memastikan koordinasi lintas instansi terus dilakukan. “Kami berkoordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, PLN, hingga BPBD untuk memastikan penanganan bencana berjalan maksimal. Kami menghimbau masyarakat tetap waspada karena cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung,” katanya.

Polres Langkat terus memantau perkembangan di lapangan dan melaporkan situasi terbaru setiap saat. Upaya mitigasi, evakuasi, dan pembersihan area terdampak masih berlangsung di sejumlah kecamatan. (RRI)

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image