Anggota DPRD Sumut Megawati Zebua Resmi Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Pramugari Wings Air

Medan | Sumut Voice - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) resmi menetapkan Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Golkar, Megawati Zebua, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap pramugari Wings Air, Lidya Cristine (28). Status tersangka ditetapkan setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi dan melakukan gelar perkara.
Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP Siti Rohani Tampubolon, mengatakan bahwa penetapan tersangka dilakukan pada 23 Oktober 2025.
"Sudah ditetapkan jadi tersangka tanggal 24 Oktober 2025,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).
Siti juga mengonfirmasi bahwa Megawati tidak ditahan. Berkas perkara telah dilimpahkan ke kejaksaan pada tahap I dan kini menunggu hasil penelitian dari jaksa penuntut umum.
"Sudah sampai tahap I. Tidak ditahan,” katanya.
Kasus Berawal dari Video Viral di Pesawat
Kasus ini mencuat setelah beredar video cekcok antara Megawati dan seorang pramugari Wings Air di dalam pesawat rute Gunungsitoli–Kualanamu pada 13 April 2025. Dalam video tersebut, Megawati diduga melakukan kontak fisik hingga mencekik pramugari.
Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan bahwa insiden berawal ketika Megawati membawa koper yang sudah berlabel bagasi ke dalam kabin.
"Sesuai SOP, awak kabin mengarahkan agar bagasi diletakkan ke bagian kargo belakang dan akan dibantu petugas darat,” ujar Danang (16/4/2025).
Namun, menurut Danang, Megawati justru bersikap tidak kooperatif dan berupaya melepas label bagasi tersebut.
“Pelanggan MZ berusaha melepas label bagasi, tidak mengikuti instruksi, serta melakukan kontak fisik kepada pramugari,” tambahnya.
Wings Air kemudian menempuh langkah hukum untuk melindungi awak kabin dan menjaga keselamatan penerbangan.
“Keselamatan awak pesawat dan seluruh pelanggan adalah prioritas,” tegas Danang.
Versi Megawati: Hanya Membantu Penumpang Lansia
Megawati Zebua sebelumnya membantah bahwa koper dalam video tersebut adalah miliknya. Ia mengklaim sedang membantu seorang penumpang lanjut usia yang khawatir bagasinya tertinggal saat transit.
"Itu tas bapak tua, saya hanya membantu. Koper saya sudah dibagasikan,” ujarnya.
Ia menyebut cekcok terjadi karena adanya kesalahpahaman terkait koper yang menurutnya telah diizinkan masuk kabin.
Megawati juga mengatakan bahwa dirinya sempat diturunkan dari pesawat oleh petugas.
“Saya ditarik turun dari pesawat. Padahal saya ada tugas dan urusan keluarga,” ungkapnya.
Akibat insiden tersebut, Megawati terpaksa membeli tiket baru dan terbang ke Medan keesokan harinya.
