GUr0TUY8BSW7TfOlTpAlGSC5BA==

Jemaah Haji Asal Langkat Wafat di Tanah Suci, Total Tiga Jemaah Sumut Meninggal Dunia

Langkat | Sumut VoiceKabar duka kembali datang dari pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.

Jemaah yang wafat diketahui bernama Nadhirah binti Sirajuddin (66), anggota Kelompok Terbang (Kloter) 2 KNO asal Kabupaten Langkat. Almarhumah meninggal dunia pada Jumat (29/5/2026) atau bertepatan dengan 12 Zulhijjah 1447 Hijriah.

Humas Kanwil Kementerian Haji Sumatera Utara, Suci Ramadhani, mengatakan almarhumah mengembuskan napas terakhir di RS Mina Al Wadeed setelah mengalami gangguan kesehatan yang berkaitan dengan penyakit jantung yang telah lama dideritanya.

“Almarhumah memiliki riwayat penyakit jantung. Sebelum meninggal, sempat mengalami sesak napas di tenda jemaah di Mina dan kondisinya sempat membaik. Namun saat berada di dalam bus, almarhumah mengalami penurunan kesadaran hingga henti jantung dan kemudian dibawa ke rumah sakit oleh tim dokter,” ujar Suci, Sabtu (30/5/2026).

Dengan wafatnya Nadhirah, jumlah jemaah haji asal Sumatera Utara yang meninggal dunia di Tanah Suci hingga akhir Mei 2026 tercatat sebanyak tiga orang.

Sebelumnya, jemaah haji asal Kabupaten Mandailing Natal, Isron bin Baitul Nasution, yang tergabung dalam Kloter 6 KNO, juga dilaporkan meninggal dunia pada 27 Mei 2026 di Rumah Sakit King Abdul Aziz, Makkah. Jemaah asal Kecamatan Panyabungan Barat tersebut meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

Sementara itu, jemaah haji asal Kota Medan bernama Kasiani (69) dari Kloter 8 KNO meninggal dunia lebih dahulu pada 13 Mei 2026. Almarhumah dilaporkan mengalami sesak napas dan gangguan jantung saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Kanwil Kementerian Haji Sumatera Utara menyampaikan belasungkawa atas wafatnya para jemaah tersebut. Pihaknya juga mendoakan agar seluruh almarhum dan almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

Meski diwarnai kabar duka, penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah asal Sumatera Utara hingga saat ini tetap berlangsung dengan pengawasan dan pendampingan petugas kesehatan serta petugas haji yang terus siaga memberikan pelayanan kepada para jemaah di Tanah Suci.

Type above and press Enter to search.