Langkat | Sumut Voice – Suasana penuh khidmat dan kental nuansa budaya menyelimuti Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat pada Senin (11/05/2026). Bupati Langkat, H. Syah Afandin, SH, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (MUSDA) VIII Pengurus Daerah Masyarakat Adat Budaya Melayu Indonesia (PD MABMI) Kabupaten Langkat.
Mengusung tema “Meneguhkan Melayu Sebagai Bagian Sejarah Peradaban, Perjuangan dan Kemajuan Tanah Bertuah Negeri Beradat,” gelaran ini menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi budaya Melayu di tengah arus modernisasi.
Peran Strategis Menjaga Marwah
Dalam sambutannya, Bupati Syah Afandin menegaskan bahwa MABMI bukan sekadar organisasi, melainkan benteng pertahanan identitas daerah. Ia menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Langkat terhadap setiap upaya pelestarian adat.
“Budaya Melayu merupakan warisan leluhur yang harus terus dijaga dan dilestarikan. MABMI memiliki peran strategis dalam menjaga marwah budaya Melayu sebagai identitas sejati Kabupaten Langkat,” tegas Bupati yang akrab disapa Bang Ondim ini.
Senada dengan Bupati, Ketua PB MABMI Prof. dr. OK Saidin yang turut hadir mengapresiasi sinergi antara pemerintah dan organisasi budaya di Langkat, yang dinilainya konsisten menjaga nilai-nilai luhur kemelayuan.
Muhammad Suhaimi Terpilih Secara Aklamasi
Salah satu agenda utama MUSDA VIII ini adalah menentukan nakhoda baru untuk periode 2026–2031, menggantikan kepengurusan sebelumnya yang dipimpin oleh dr. H. Indra Salahuddin.
Hasil musyawarah yang dihadiri oleh perwakilan dari 18 Pengurus Cabang (PC) ini akhirnya menetapkan Muhammad Suhaimi, S.STP, M.SP sebagai Ketua PD MABMI Kabupaten Langkat secara aklamasi.
Ketua panitia, H. Hadi Ilham, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas kelancaran acara tersebut. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti unsur Forkopimda, Ketua MUI, Ketua Baznas, hingga pimpinan berbagai ormas etnis menunjukkan betapa kuatnya tali silaturahmi antar-elemen masyarakat di Langkat.
Harapan Baru untuk Negeri Bertuah
Terpilihnya Muhammad Suhaimi membawa harapan baru agar MABMI semakin solid dan aktif dalam mengembangkan adat istiadat Melayu agar tetap hidup dan relevan bagi generasi muda.
Dr. H. Indra Salahuddin selaku ketua periode sebelumnya juga menitipkan pesan agar kepengurusan yang baru mampu terus menjaga marwah organisasi sekaligus berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai religius dan budaya.
