![]() |
| Foto: detikcom |
Langkat | Sumut Voice - Gelombang kemarahan publik mulai membesar. Nama Rudi Hartono Bangun, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), kini terseret dalam pusaran dugaan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang memicu reaksi keras masyarakat, khususnya dari Kabupaten Langkat.
Desakan keras pun diarahkan ke Majelis Kehormatan Dewan (MKD) agar tidak berdiam diri. Warga menuntut sidang etik segera digelar, bahkan hingga pencopotan dari jabatan.
Tokoh pemuda Langkat, Ariswan, dengan nada geram menyebut kasus ini sebagai tamparan keras bagi citra daerah.
“Ini bukan sekadar persoalan pribadi, ini sudah mempermalukan Langkat! Kami minta MKD bertindak cepat. Jika terbukti, copot dan lakukan PAW. Jangan ada kompromi!” tegasnya, Rabu (29/4).
Tak hanya MKD, sorotan juga mengarah ke Partai NasDem. Partai diminta tidak bersikap pasif terhadap kadernya yang tengah disorot publik.
“Kalau partai diam, publik akan menilai ada pembiaran. Ini soal moral, bukan sekadar politik,” tambahnya.
Pengakuan Mengejutkan Mantan Istri
Kasus ini mencuat setelah Ervina Fariani melayangkan pengaduan resmi ke MKD. Dalam laporannya, ia membeberkan rangkaian dugaan kekerasan yang disebut telah terjadi berulang kali selama rumah tangga mereka.
Pernikahan yang telah berjalan sejak 2002 itu disebut jauh dari kata harmonis. Ervina mengaku kerap menghadapi pertengkaran, dugaan perselingkuhan, hingga tindakan kekerasan fisik.
“Penganiayaan bukan baru sekali, tapi berulang setiap emosinya tidak stabil,” ungkapnya.
Dugaan Kekerasan Brutal dan Trauma
Puncak konflik disebut terjadi pada April 2025 di kediaman mereka di Ciputat, Tangerang Selatan. Dalam pengaduannya, Ervina mengaku mengalami kekerasan fisik hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama tiga hari.
Ia juga mengaku mengalami trauma mendalam yang masih dirasakan hingga kini.
Tak berhenti di situ, ia menyebut akses hidupnya sempat dibatasi—mulai dari tidak diberi nafkah hingga kehilangan akses terhadap fasilitas bersama.
Perceraian Disorot, Dianggap Janggal
Kontroversi semakin melebar saat Ervina mengungkap dirinya menerima akta cerai dari Pengadilan Agama Jakarta Pusat tanpa pernah merasa dipanggil dalam proses persidangan.
Fakta ini memicu tanda tanya besar di tengah publik.
Hingga berita ini diterbitkan, Rudi Hartono Bangun belum memberikan pernyataan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan belum mendapat respons.
