![]() |
| Direktur Utama PT LSN Zulkifli |
Langkat | Sumut Voice – Respons Direktur Utama PT Langkat Setia Negeri (LSN) Zulkifli terhadap sorotan publik mengenai kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Langkat menuai perhatian. Kamis (23/7).
Alih-alih memaparkan capaian perusahaan yang dipimpinnya, Zulkifli justru memberikan tanggapan singkat melalui percakapan WhatsApp.
Menanggapi pemberitaan media Langkatoday.com berjudul "Setahun Berdiri, BUMD Langkat Belum Paparkan Capaian Usaha ke Publik", Zulkifli hanya menuliskan pesan:
"Ajukan penawaran konsultan keuangan ke PT. LSN 😊"
Pesan tersebut disampaikan setelah tautan berita dibagikan di salah satu grup WhatsApp.
Tak berhenti di situ, awak media kemudian menghubungi Zulkifli secara pribadi untuk meminta tanggapan lebih lanjut mengenai komentar yang disampaikan salah seorang warganet di media sosial Langkatoday.
Komentar tersebut ditulis oleh Subaktiar SE, MM, yang mengaku sebagai peserta seleksi Direksi PT Langkat Setia Negeri yang tidak lolos.
Dalam komentarnya, ia menyebut sedikitnya empat faktor yang menurutnya dapat memengaruhi kinerja sebuah BUMD, yakni rencana bisnis yang kurang matang, kompetensi SDM yang rendah, tata kelola perusahaan yang belum baik, serta adanya intervensi nonbisnis.
Saat dimintai tanggapan mengenai komentar tersebut, Zulkifli justru mempertanyakan kapasitas pihak yang menyampaikan kritik.
"Kapasitasnya sebagai apa dia bicara?" tulis Zulkifli melalui pesan WhatsApp dikutip dari laman Langkatoday.com.
Setelah dijelaskan bahwa komentar tersebut berasal dari salah satu peserta seleksi direksi PT LSN yang tidak lolos, Zulkifli menjawab singkat:
"Oh... yg gagal 😊."
Ketika kembali ditanya apakah terdapat tanggapan lain terkait substansi pemberitaan maupun kritik yang disampaikan, Zulkifli tidak memberikan penjelasan mengenai capaian kinerja PT Langkat Setia Negeri. Ia hanya membalas dengan sebuah emoji cium, seolah - olah meremehkan pertanyaan awak media.
Sementara itu, secara terpisah awak media juga telah berupaya meminta tanggapan Komisaris Utama PT Langkat Setia Negeri, Amril, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan keterangan.
Di sisi lain, komentar Subaktiar di media sosial Langkatoday dinilai menjadi salah satu kritik yang patut diperhatikan.
Terlepas dari latar belakang penyampainya, substansi kritik mengenai pentingnya perencanaan bisnis, kompetensi sumber daya manusia, tata kelola perusahaan, serta independensi pengelolaan BUMD menjadi isu yang layak dijawab melalui keterbukaan informasi dan pemaparan kinerja perusahaan kepada publik.
Hingga kini, PT Langkat Setia Negeri belum mempublikasikan secara rinci capaian usaha, realisasi investasi, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), maupun target bisnis yang telah dicapai sejak perusahaan daerah tersebut mulai beroperasi sekitar satu tahun lalu. (**)

