GUr0TUY8BSW7TfOlTpAlGSC5BA==

Viral Kakek Serahkan Pelampung ke Cucunya Sesaat Sebelum KM Nurul Salsa Tenggelam

Selayar | Sumut Voice - Tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan meninggalkan duka yang mendalam.

Pasalnya puluhan penumpang masih dinyatakan hilang dan terus dilakukan pencarian oleh tim sear and rescue (SAR) gabungan.

Salah satu foto penumpang viral lantaran tampak seorang kakek menyerahkan pelampung milikny kepada cucunya. Ironis, keduanya kemudian masuk dalam daftar penumpang yang dinyatakan hilang.

Seorang kakek yang diketahui bernama Umar (80) tampak menyerahkan pelampung kepada cucunya Naura (13) di tengah kepanikan para penumpang KM Nurul Salsa sesaat sebelum tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Foto tersebut dikirim kepada salah seorang kerabatnya sekaligus menginformasikan bahwa saat itu kapal hampir tenggelam di tengah laut.

''Foto dikirim ke saya katanya kapal mau tenggelam karena mati mesin" kata Eka, yang dikonfirmasi Kompas melalui sambungan telepon pada Jumat (17/7/2026).

Eka menjelaskan bahwa dirinya terus berkomunikasi dengan korban tepat Rabu (15/7/2026) pukul 10.00 Wita dan terakhir komunikasi melalui sambungan telepon pada hari yang sama pukul 16.00 Wita.

"Sampai sore saya masih terus komunikasi dan terakhir sambungan telepon putus pada jam empat sore," kata Eka.

Informasi yang dihimpun, Umar dan cucunya Naura berangkat bersama tiga kerabatnya, Maridaeng (60), Bau Intang (50) serta Syahrul Amin (53).

Kelima korban merupakan warga Kelurahan Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

"Ada lima orang keluargaku yang ikut kapal dan semuanya dinyatakan hilang," kata Eka.

Sebelumnya, KM Nurul Salsa bertolak dari Pelabuhan Jampea, Kabupaten Selayar menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan dan tenggelam pada Rabu (15/7/2026) pukul 05.00 Wita saat berada di sekitar 43 nautical mil dari Pelabuhan Benteng, Selayar, Sulsel.

KM Nurul Salsa memuat 74 penumpang. 49 penumpang berhasil dievakuasi dan satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

24 penumpang lainnya masih dinyatakan hilang dan masih dalam proses pencarian. (Kompas)

Type above and press Enter to search.